Jumat, 02 Mei 2008

Sharing Anggota

Salam CUBG

Saudari-saudara Ytk

Berikut saya up-load beberapa profile dari anggota CUBG di Blok Q.
Profile ini dikirimkan oleh Rm. Antonius Sumarwan, SJ.

Paulus Ledjap
CUBG: solusi dalam ketidakberdayaan


Masih terbayang dalam ingatan Paulus ketika banjir besar meluluh lantakkan rumahnya di awal tahun 2007. Ia tidak tahu bagaimana merenovasi rumah dan membeli peralatan rumah tangga yang hanyut terbawa banjir. Pinjaman dari kantor tak berhasil ia dapatkan.
Dalam keputusasaannya, ia teringat CUBG. Mengapa tidak meminjam saja dari CUBG? Bukankah ia anggota CUBG?
Ia pun ke kantor pusat CUBG dan menceritakan masalah yang ia hadapi. Pengurus CUBG memberi tahu bahwa untuk mendapatkan kredit, ia harus melunaskan dulu simpanan wajibnya. Maka ia pun meminjam dari seseorang untuk menutup simpanan wajib sebesar Rp 2.325.000,-. Karena situasi yang ia hadapi tergolong darurat, ia berhasil mendapatkan kredit sebesar 3 kali simpanan, tak lama setelah ia melunasi simpanan wajibnya. Total pinjaman yang ia terima sebesar Rp 6.600.000,-. Dana itu digunakan untuk mengembalikan pinjaman dan merenovasi rumah. Masih ada sisa, ia gunakan sebagai uang pangkal anaknya yang masuk SMP Tarakanita.
Paulus bersyukur bahwa melalui CUBG, ia bisa menyelesaikan 2 permasalahan sekaligus, yaitu renovasi dan uang pangkal. Hal ini tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Angsuran sebesar Rp. 250.000,-/bulan selalu setia ia bayarkan. Menurut Paulus, CUBG sangat fleksibel dengan besarnya angsuran. Besarnya angsuran diserahkan kepada anggota, tergantung kemampuan mereka. Tentu saja semakin besar angsuran, semakin cepat kredit akan lunas, yang berarti semakin cepat pula ia dapat mengajukan permohonan kredit kembali.
Paulus telah berencana kelak jika kreditnya lunas, ia akan mengajukan lagi permohonan kredit sebagai modal usaha. (Lina)

Vincent Murwandi
CUBG: kepastian bunga dan santunan kematian

Ketertarikan Vincent terhadap CUBG berawal dari ulasan di Berita Sepekan. Ia pun kemudian mendaftarkan diri sebagai anggota CUBG pada November 2007.
Saat ini ia belum berniat mengajukan kredit dan ingin memperbesar simpanan dulu. Namun yang pasti, ia merasa beruntung menyimpan uangnya di CUBG karena CUBG memberikan bunga pasti sebesar 14% per tahun tanpa dipotong pajak dan biaya-biaya administrasi. Pada saat bunga bank hanya sebesar 8% per tahun (masih dipotong pajak dan biaya lain-lain), menabung di CUBG jelas lebih menguntungkan.
Menurut Vincent, menjadi anggota CUBG juga mendisiplinkan seseorang untuk menabung. Mengapa? Karena anggota harus melunasi terlebih dahulu simpanan wajib sebesar Rp. 2.325.000,- sebelum mereka bisa menarik kredit. Mungkin pada awalnya, terasa sulit untuk mengumpulkan uang sebesar itu. Namun lagi-lagi, CUBG memberikan kemudahan dalam bentuk pinjaman kapitalisasi. Artinya, simpanan sebesar Rp 2.325.000,- tersebut tidak harus langsung dilunasi tetapi bisa dicicil dengan jangka waktu bervariasi, paling lama 5 tahun.
Selain bunga yang tinggi dan pasti, CUBG melalui program JALINAN juga memberikan santunan kematian sebesar simpanan (maksimal Rp 25.000.000,-) bagi ahliwaris anggota. Sayangnya, menurut Vincent, CUBG belum banyak melakukan sosialisasi sehingga belum banyak orang yang tahu mengenai CUBG. Pengurus harus lebih aktif mensosialisasikan CUBG supaya kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan dinikmati lebih banyak orang. (Lina)


Christina Erni Pujiastuti:
Bebas dari Jerat Kartu Kredit

Saya seorang wanita umur saya 35 tahun, sudah bekerja sejak 1991 dan diangkat menjadi pegawai negeri di sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Saya seorang konsumeristis dan selalu ingin membelanjakan gaji yang saya terima setiap bulan. Akibatnya, saya tak punya tabungan.
Untuk mendapat sesuatu yang saya inginkan, tak jarang saya membelinya dengan cara kredit. Saya pernah mempunyai lebih dari 3 kartu kredit. Sampai akhirnya saya tak mampu membayar semua tagihan.
Saat saya menikah (2003), hutang dari kartu kredit saya belum juga lunas. Terpaksa saya memberitahukan suami saya dan memintanya membantu membayar hutang itu. Sejak saat itu suami meminta saya menutup semua kartu kredit, agar saya tak lagi terjebak pada jeratan sistem ekonomi kapitalis yang memberatkan! Tetapi sifat konsumeristis saya tidak dapat hilang juga sampai sekarang.
Dari pengalaman itu saya sangat merasakan manfaat menjadi anggota CUBG. Coba, dari dulu saya sudah bergabung menjadi anggota CUBG, pasti saya sudah punya banyak tabungan dan tidak terjerat hutang dengan kartu kredit.
Saat pertama kali diajak seorang aktivis CUBG untuk ikut menjadi anggota, saya langsung mengiyakan tanpa membicarakannya dulu dengan suami saya. Pada Februari 2007 saya masuk menjadi anggota dengan sistem kapitalisasi. Setelah ikut Pendidikan Dasar CUBG, saya lebih mengerti mengenai CUBG. Saya langsung memberitahukan kepada suami dan mengajaknya untuk ikut bergabung. Tetapi waktu itu dia masih trauma dengan sistem-sistem kartu kredit yang bunganya bisa mencekik leher! Kata-katanya yang masih saya ingat sampai sekarang, "hati-hati itu dapat dipercaya apa tidak. Jangan sampai tertipu dan kiblatnya amerika kapitalis banget. ”
Entah kenapa saya yakin sekali bahwa CUBG tidak seperti itu. Setelah pinjaman kapitalisasi saya lunas pada September 2007, pada Oktober 2007 saya mengajukan pinjaman sebesar 8 juta rupiah. Dalam waktu seminggu pinjaman saya langsung disetujui. Sistem angsurannya relatif tidak memberatkan anggota. Mengetahui hal tersebut suami saya tertawa: uang pinjaman itu bisa dipakai untuk membayar kontrakan rumah.

Karisem:
CUBG membuat kita belajar menabung

Karisem mulai bergabung CUBG pada awal tahun 2007 lewat sistem kapitalisasi. Ia masih mengangsur pinjaman kapitalisasi itu hingga kini. Meskipun terasa “berat”, ia tetap berusaha memenuhi kewajiban mencicil Rp. 100.000,-/bulan. Melalui kerja kerasnya, ia bahkan bisa mencicil lebih dari itu, sehingga pinjaman yang dipakai membayar biaya keanggotaan itu hampir terlunasi.
Ia tertarik menjadi anggota karena di CUBG ia bisa menabung meskipun hanya Rp 10.000,-. Ia berencana bahwa jika nanti anaknya masuk SMP, ia akan mengajukan permohonan kredit untuk menutupi uang pangkal dan kebutuhan sekolah lainnya. “CUBG membuat saya belajar menabung. Saya tidak malu menyetor uang tabungan sekecil apa pun, karena saya tahu bahwa berapa pun besarnya uang yang saya tabung, CUBG tetap akan menerimanya.”
Ia juga merencanakan untuk memasukkan anaknya yang masih berusia 11 tahun menjadi anggota CUBG. Biar ia belajar menabung dari uang jajannya, demikian ia mengatakan. Kalau uang tetap di tangan, ada saja godaan untuk jajan, tetapi kalau sudah di tabung, godaan itu bisa ditahan. Ia berharap sosialisasi CUBG terus dijalankan. “Supaya umat pra-sejahtera bisa menabung sedikit demi sedikit.” Ia berharap, pandangan umat mengenai koperasi bisa berubah. Perlu ditanamkan bahwa “tujuan utama masuk koperasi adalah menabung, bukan meminjam.” (Lina)


Deodatus :
CUBG mempermudah umat dalam menabung

Seperti Paulus Ledjap, Deodatus juga merasa sangat terbantu dengan menjadi anggota CUBG. Ia pertama kali bergabung karena tertarik dengan kesediaan CUBG untuk menerima tabungan anggota berapa pun besarnya. Tidak terpikirkan sebelumnya bahwa suatu hal yang bermula dari iseng ini ternyata justru membantu dia ketika rumahnya dilanda banjir besar pada awal tahun 2007. Bersama-sama beberapa anggota CUBG yang lain, ia mengajukan permohonan kredit untuk merenovasi rumah. Permohonan ini disetujui.
Ia berencana untuk memasukkan anaknya menjadi anggota CUBG juga. “Agar ia belajar menabung,” demikian dikatakannya. Seperti Karisem, ia juga berharap sosialisasi CUBG juga diadakan di lingkungan-lingkungan. “Umat perlu diajari untuk menabung, meskipun kondisi mereka sulit. Karena itu, mari menabung di CUBG karena kita tidak malu bila setoran tabungan kita hanya kecil jumlahnya.” (Lina)

4 komentar:

dwiokta septiani mengatakan...

Halo, nama saya Nona. Dwiokta Septiani Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Anita Charles pemberi pinjaman cepat, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 430 juta dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres pada tingkat bunga hanya 2%. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah i diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan. Jadi saya berjanji saya akan berbagi kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda membutuhkan semacam pinjaman, hubungi Ibu Anita melalui email: anitacharlesqualityloanfirm@mail.com.
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: septianidwiokta@gmail.com
Sekarang, semua saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman yang saya kirim langsung ke rekening mereka.

Dewi Rumapea mengatakan...

Salam pembuka!
Nama saya Dewi Rumapea, saya dari kota SEMARANG, Indonesia. Saya ingin menggunakan media ini untuk menginformasikan semua dalam kelompok ini mencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. beberapa bulan yang lalu, aku finansial turun dan saya memutuskan untuk mencari pinjaman dari Man di Malaysia dan saya tertipu oleh orang di Malaysia. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal dan asli disebut Ibu Glory, pemberi pinjaman swasta yang meminjamkan jumlah pinjaman dari Rp500,000,000 tanpa stres pada tingkat bunga 2% yang merupakan terjangkau tingkat bunga untuk saya.

setelah transfer kredit saya ke rekening bank saya, saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan telah mentransfer langsung ke rekening saya dengan Ibu Glory tanpa penundaan. Karena saya berjanji ibu bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan hubungi Ibu Glory melalui email:gloryloanfirm@gmail.com

Saya menggunakan waktu ini untuk menginformasikan semua yang anda juga dapat menghubungi saya di email saya: dewiputeri9@gmail.com dan Nur Izzatul Azira Ismail, dari Malaysia yang memperkenalkan saya dan mengatakan kepada saya tentang Ibu Glory, Dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Glory, Anda dapat juga menghubungi dia melalui email:utariwirmayaty@gmail.com Sekarang, semua yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya yang saya kirim langsung ke rekening bulanan.

Catatan: Tidak ada biaya pendaftaran, asuransi atau biaya pajak

saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT untuk menggunakan Ibu Glory mengubah cerita keuangan saya dan sekarang saya seorang pemilik bangga bisnis saya sendiri, semoga Allah terus memberkati Ibu Glory dan terus menggunakan nya untuk membantu kita semua dalam kesulitan keuangan

Lady Jane mengatakan...

Halo Semua, nama saya Jane alice seorang wanita dari Indonesia, dan saya bekerja dengan kompensasi Asia yang bersatu, dengan cepat saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua orang Indonesia yang mencari pinjaman Internet agar berhati-hati agar tidak jatuh ke tangan penipu dan fraudstars banyak kreditur kredit palsu ada di sini di internet dan ada juga yang asli dan nyata,

Saya ingin membagikan testimonial tentang bagaimana Tuhan menuntun saya kepada pemberi pinjaman sebenarnya dan dana pinjaman Real telah mengubah hidup saya dari rumput menjadi Grace, setelah saya tertipu oleh beberapa kreditor kredit di internet, saya kehilangan banyak uang untuk membayar pendaftaran. biaya. . , Biaya garansi, dan setelah pembayaran saya masih belum mendapat pinjaman saya.

Setelah berbulan-bulan berusaha mendapatkan pinjaman di internet dan jumlah uang yang dihabiskan tanpa mendapat pinjaman dari perusahaan mereka, maka saya menjadi sangat putus asa untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor kredit genue online yang tidak akan meningkatkan rasa sakit saya jadi saya memutuskan untuk Hubungi teman saya yang mendapatkan pinjaman onlinenya sendiri, kami mendiskusikan kesimpulan kami mengenai masalah ini dan dia bercerita tentang seorang pria bernama Mr. Dangote yang adalah CEO Dangote Loan Company.

Jadi saya mengajukan pinjaman sebesar (Rp400.000.000) dengan tingkat bunga 2% rendah, tidak peduli berapa usiaku, karena saya mengatakan kepadanya apa yang saya inginkan adalah membangun bisnis saya dan pinjaman saya mudah disetujui. Tidak ada tekanan dan semua persiapan yang dilakukan dengan transfer kredit dan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah mendapatkan sertifikat yang diminta dikembalikan, maka uang pinjaman saya disimpan ke rekening bank saya dan mimpiku menjadi kenyataan. Jadi saya ingin saran semua orang segera melamar kepada Mr. Dangote Loan Company Via email (dangotegrouploandepartment@gmail.com) dan Anda juga bisa bertanya kepada Rhoda (ladyrhodaeny@gmail.com) dan Mr. jude (judeelnino@gmail.com) dan Juga Pak Nikky (nicksonchristian342@gmail.com) untuk pertanyaan lebih lanjut

Anda juga bisa menghubungi saya melalui email di ladyjanealice@gmail.com

Nirma Sufitra mengatakan...

Kabar baik!!! Perusahaan pinjaman real

Nama saya nirma sufitra, hanya ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu siapa pun yang membaca ini bahwa ada perusahaan pinjaman yang nyata dan mereka ada di sini untuk membantu, karena saya adalah korban tertipu namun terima kasih kepada Dangote Loan Company, mereka memberikan pinjaman dengan 2% tingkat bunga dan memberi Anda jumlah apapun, jadi hubungi Dangote Loan Company Via email Dangotegrouploandepartment@gmail.com

atau hubungi saya melalui email nirmasufitra12@gmail.com